Sabtu, 29 Oktober 2011

Menampilkan RSS di website dengan PHP, pelajari bagaimana memParsing RSS

0 komentar

RSS Logo BiruAnda tentu sudah mengetahui tentang RSS. Ya, RSS merupakan sebuah file yang dibuat dengan struktur XML yang fungsinya untuk menampilkan sepenggal informasi dari suatu website. Karena RSS merupakan file XML maka file tersebut bisa diakses oleh website lainnya, RSS reader ataupun software desktop. Kali ini kita akan mencoba menampilkan RSS dari suatu website di dalam website kita.
RSS menggunakan file XML, karena itu semua file RSS didunia harus sama. Maka struktur file RSS telah distandarkan agar apabila anda membuat aplikasi untuk membaca file RSS, maka aplikasi anda dapat membaca file RSS dari website manapun diseluruh dunia.

Sejarah RSS

Saya tidak akan bicara panjang lebar mengenai sejarah RSS, yang past RSS pertama kali diperkenalkan oleh Netscape pada tahun 1999 yang digunakan pada situs My.Netscape.com. Pada waktu itu RSS yang keluar pertama kali adalah RSS versi 0.9 dan kepanjangan RSS waktu itu adalah RDF Site Summary.
Tahukah anda, bahwa logo RSS yang berwarna orange dan ada gambar sinyal radio nya itu pertama kali digunakan oleh browser Mozilla Firefox pada tahun 2005. Dan untuk pertama kalinya Internet Explorer bekerjasam dengan Mozilla yaitu IE tertarik menggunakan icon RSS pada Firefox dan menggunakannya di browser IE7. Setelah itu Opera pun mengikutinya dan sekarang icon tersebut telah menjadi simbol RSS.
Sekarang RSS telah ada dalam versi RSS 2.0 dan kepanjangannya sudah ganti menjadi Really Simple Syndication. Bahkan variannya juga sudah mulai banyak seperti Atom dan Podcasts. Tetapi RSS masih tetap paling populer karena kemudahannya sampai saat ini. Oke sekarang jika anda menemukan website yang menyediakan RSS ini berarti anda dapat menampilkan sepenggalan berita pada website tersebut kedalam website anda. Dan karena RSS bentuknya XML anda tentu harus mengubah isi RSS tersebut / Parsing kebentuk yang kita inginkan, atau minimal enak dibaca. Karena RSS berbentuk XML maka kita perlu mengetahui dulu strukturnya. Perhatikan contoh struktur dari RSS website dhimasronggobramantyo.com:
<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
    <rss version="2.0">
    <channel>
        <title>Belajar Web</title>
        
<link>http://www.dhimasronggobramantyo.com</link> 
        <description>Situs yang berisi 
artikel dan tutorial untuk membuat dan mengembangkan website</description>
        <language>en-us</language> 
        <lastBuildDate>Sat, 03 Nov 2007 
15:16:46 GMT</lastBuildDate>
        <ttl>10</ttl> 
        <image>
            
<title>dhimasronggobramantyo.com</title> 
            
<width>142</width> 
            
<height>18</height> 
            
<link>http://www.dhimasronggobramantyo.com</link> 
            <url>http://www.dhimasronggobramantyo.com/images/rssbutton.gif</url>

        </image>
        <item>
            <title>Aturan 
membuat Forms</title>
            
<link>http://www.dhimasronggobramantyo.com/Aturan_membuat_Forms_dan_bagaimana_membuat_Forms_yang_sesuai_prinsip_Web_Standards</link>
        <pubDate>Sat, 03 Nov 2007 03:14:56 
GMT</pubDate> 
        <description>Forms merupakan bagian 
terpenting dalam website, hampir semua website yang ada saat ini memiliki forms, 
entah itu hanya form sederhana untuk melakukan pencarian ataupu forms kompleks 
untuk pendaftaran anggota. Tetapi kadang kita meremehkan form, disini saya akan 
mengajarkan cara membuat form yang baik dan benar.</description> 
            </item>
            <item>
                
<title>Statistik Pengunjung pada bulan Oktober 2007</title>
            
<link>http://www.dhimasronggobramantyo.com/Statistik_Pengunjung_pada_bulan_Oktober_2007</link>
                
<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 11:16:43 GMT</pubDate> 
                
<description>Saya berencana untuk memberikan informasi jumlah pengunjung website 
ini setiap bulannya. Dan inilah statistik kunjungan website untuk bulan Oktober 
2007. Saya menggunakan tools Google Analytics, dan karena website ini baru 
online tanggal 10 Oktober 2007, maka pengunjung bulan ini masih sedikit.</description>

            </item>
    </channel>
</rss>
Jika anda perhatikan struktur RSS diatas, maka anda dapat melihat bahwa RSS tersebut menampilkan 2 berita. Berita/informasi berada didalam <item>, dan didalamnya ada <title>,<link><pubDate> dan <description>. Nah nanti kita akan memparsing <item> dan menampilkannya diwebsite kita agar enak dilihat. Apa anda bisa membaca jika tampilannya seperti contoh diatas?
Mungkin anda bertanya-tanya, parsing tu seperti apa? oke, jika anda punya Internet Explorer 7 atau Mozilla Firefox. Silahkan buka RSS situs ini yaitu:http://www.dhimasronggobramantyo.com/newsrss.xml. Maka yang anda lihat bukan isi RSS nya seperti contoh diatas, tetapi sudah ditampilkan dengan baik. Ini karena IE7 dan Mozilla dapat memparsing RSS. Nah kita akan membuatnya dengan PHP.

Parsing RSS

Cara paling gampang untuk parsing RSS adalah dengan menggunakan Magpie RSS, sebuah class PHP yang dapat anda download dengan gratis. Tetapi saya senang dengan tutorial dari Kevin Yank dari Sitepoint. Karena kita bisa memanipulasi tampilan RSS kita. Disini kita akan menggunakan kode dari tutorial tersebut tetapi kita manipulasi agar kodenya lebih sederhana serta kita bisa menampilkan berapa jumlah RSS yang ingin kita tampilkan dan agar kita bisa menampilkan gambar dalam RSS tersebut.
Karena itu silahkan anda kunjungi tutorial aslinya untuk mengetahui fungsi-fungsi yang digunakan secara lebih detail. Karena saya hanya akan menerangkan bagian-bagian yang saya ubah dan tambahkan. Oke langsung saja kita coba, kodenya sedikit hanya satu file saja, nanti bisa anda manipulasi sendiri. Buatlah file rss.php dan isilah dengan kode berikut ini:
<?
  function startElement($parser, $name, $attrs) {
    global $insideitem, $tag, $title, $description, $link, $pubDate;
    if ($insideitem) {
      $tag = $name;
    } elseif ($name == "ITEM") {
      $insideitem = true;
    }
  }
  function endElement($parser, $name) {
    global $insideitem, $tag, $title, $description, $link, $pubDate, $i;
   if (!$i) {
      $i=1;
    }
    if (($name == "ITEM") && ($i<=5)) {
     $i++;
      printf("<h3><a href='%s' class=main target=_blank>%s</a></h3>%s<p>%s</p>",
    trim($link),trim($title), substr($pubDate,0,16), $description);
    $title = "";
    $description = "";
    $link = "";
    $pubDate="";
    $insideitem = false;
  }
}
function characterData($parser, $data) {
  global $insideitem, $tag, $title, $description, $link, $pubDate;
  if ($insideitem) {
    switch ($tag) {
    case "TITLE":
    $title .= $data;
    break;
    case "DESCRIPTION":
    $description .= $data;
    break;
    case "LINK":
    $link .= $data;
    break;
    case "PUBDATE":
    $pubDate .= $data;
    break;
    }
  }
  }
  $insideitem = false;
  $tag = "";
  $title = "";
  $description = "";
  $link = "";
  $pubDate ="";
  $xml_parser = xml_parser_create();
  xml_set_element_handler($xml_parser, "startElement", "endElement");
  xml_set_character_data_handler($xml_parser, "characterData");
  $fp = fopen("http://www.dhimasronggobramantyo.com/newsrss.xml","r");
  while ($datarss = fread($fp, 4096)) 
    xml_parse($xml_parser, $datarss, feof($fp))
  or die(sprintf("XML error: %s pada baris %d", 
  xml_error_string(xml_get_error_code($xml_parser)), 
  xml_get_current_line_number($xml_parser)));
  fclose($fp);
  xml_parser_free($xml_parser); 
  ?>
Silahkan anda coba jalankan, atau anda dapat melihatnya disini. Perlu diingat anda harus memiliki koneksi internet untuk mencobanya, karena kita mengambil RSS dari situs ini secara online. Oke jika kita perhatikan kodenya, kita memiliki 3 fungsi: startElementendElement dancharacterData. Ketiga fungsi tersebut merupakan fungsi untuk memparsing dan membagi-bagi tag XML didalm RSS.
Nah saya akan menjelaskan mengenai fungsi yang telah saya ubah yaitu endElement. Jika anda perhatikan pada fungsi endElement saya menambahkan variabel $i. Variabel ini gunanya nanti untuk jumlah isi berita yang ingin ditampilkan dalam RSS. Dalam contoh diatas saya hanya ingin menampilkan 5 saja. Oke jika anda lihat diatas saya memasang kode:
  if (!$i) {
     $i=1;
   }
Nah disitu saya hanya melakukan pengecekan sederhana, jika belum ada variabel $i maka akan saya buat variabel $i dengan isinya 1. Kemudian kode berikutnya adalah seperti ini:
   if (($name == "ITEM") && ($i<=5)) {
    $i++;
    printf("<h3><a href='%s' class=main target=_blank>%s</a></h3>%s<p>%s</p>",
    trim($link),trim($title), substr($pubDate,0,16), $description);
    $title = "";
    $description = "";
    $link = "";
    $pubDate="";
    $insideitem = false;
  }
Kuncinya adalah pada pengecekan yang ini, dimana kita mengecek ($i<=5). Jika anda ingin menampilkan 10 isi RSS tersebut anda tinggal mengubahnya saja menjadi 10. Nah untuk menampilkan RSSnya kita menggunakan fungsi printf
    printf("<h3><a href='%s' class=main target=_blank>%s</a></h3>%s<p>%s</p>",
    trim($link),trim($title), substr($pubDate,0,16), $description);
Fungsi printf ini berfungsi untuk menampilkan pada layar sebuah teks dan variabelnya. Karena semua variabel yang ingin ditampikan bentuknya teks / string maka kita menggunakan %s. Dimana pada %s yang pertama isinya adalah trim($link)%s yang kedua isinya adalahtrim($title)%s yang ketiga isinya adalah substr($pubDate,0,16) dan seterusnya.
Nah, pada bagian printf inilah anda memasang kode HTML untuk mempercantik tampilan RSS anda. Mudah kan, selamat mencoba, mungkin penjelasan syaa kali ini agak kurang lengkap, karena saya menulis artikel ini terburu-buru agar diwebsite ini ada sesuatu yang baru. Sudah 1 bulan ini saya sibuk dan baru bisa menulis artikel baru sekarang, jadi jangan kaget kalau artikel diwebsite ini mulai jarang, tapi tenang saja saya sudah menyiapkan beberapa artikel menarik.
newer post

Selasa, 26 Juli 2011

Iklan

0 komentar
Pertama :
Silahkan Login Seperti biasa Ke Account Blogger Masing-masing

Kedua
Silahkan SObat masuk Ke menu RANCANGAN lalu Klik EDIT HTML

Ketiga
Download Template sobat dulu untuk menjaga Kesalahan

Keempat
Silahkan Cari Code ]]></b:skin>
Untuk mudahnya Copy kode diatas dan Klik CTRL + F lalu paste

Kelima
Setelah Ketemu Silahkan Sobat Letakkan code ini Tepat Diatas code ]]></b:skin>
Ini codenya :

#trik_pojok {
position:fixed;_position:absolute;top:0px; right:0px;
clip:inherit;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }

Keterangan :
Text yang berwarna biru adalah posisi Iklan, kalau mau merubah posisi text rightdiganti dengan text Left. Kemudian text top di ganti dengan text bottom
Karena Ukuran banner iklan yang akan kita Pasang yakni 120 x 600, maka sebaiknya Jangan Merubah nilai Top dan Bottom. Jika ingin merubah Posisi iklan Ubah saja Right dengan Left

Keenam
Sekarang Sobat silahkan Cari code ini : </body>
Setelah Ketemu Silahkan Pasang code Berikut diatas </body>
Ini codenya
<div id="trik_pojok">
Pasang Kode Iklan sobat yg berukuran 120 x 600 disini!!!
</div>

Ketujuh:
Klik Simpan
newer post

Senin, 25 Juli 2011

Perbedaan Gambar Vektor Dengan Bitmap

0 komentar
Gambar Bitmap
Gambar bitmap atau yang sering juga disebut raster adalah gambar yang terdiri dari sekumpulan titik-titik (pixel) yang berdiri sendiri dan mempunyai warna sendiri pula yang membentuk sebuah gambar.
Gambar bitmap sangat bergantung pada resolusi. Jika gambar diperbesar maka gambar akan tampak kurang halus sehingga mengurangi detailnya. Selain itu gambar bitmap akan mempunyai ukuran file yang lebih besar. Semakin besar resolusi gambar akan semakin besar pula ukuran filenya.
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500%
Contohnya adalah pada gambar di atas. Gambar kiri merupakan gambar yang asli dengan tampilan 100% sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan kelihatan kurang halus (kotak-kotak) setelah diperbesar 500%.Contoh software yang berbasis bitmap adalah Adobe Photoshop, Paint, CorelPhotoPaint, dan lain-lain.
Gambar Vektor
Gambar vektor adalah gambar yang dibuat dari unsur garis dan kurva yang disebut vektor. Kumpulan dari beberapa garis dan kurva ini akan membentuk suatu obyek atau gambar.
Gambar vektor tidak tergantung pada resolusi. Kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran gambar tanpa kehilangan detail gambarnya. Disamping itu gambar vektor akan mempunyai ukuran file yang lebih kecil dan dapat diperbesar atau diperkecil bentuknya tanpa merubah ukuran filenya.
Gambar dengan tampilan 100% Gambar dengan tampilan 500%
Contohnya adalah pada gambar di atas. Gambar yang kiri merupakan gambar yang asli sedangkan gambar yang kanan adalah gambar yang sudah diperbesar. Gambar yang kanan masih kelihatan halus walaupun sudah diperbesar 500%. Software yang digunakan untuk membuat gambar vektor antara lain CorelDRAW, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator, dan lain-lain.
newer post
newer post older post Home